Relawan Bersama Anwar Hafid dan Reny A Lamadjido (BERANI) kembali mendeklarasikan dukungannya untuk Erwin Burase dan Abdul Sahid (Erwin-Sahid).
Kali ini, daklarasi dihadiri Relawan BERANI Semeton, Komando Barisan Anwar-Reny (KOBAR), Perempuan BERANI, AR SQOUAD, dan BERANI BERIMAN, di Kecamatan Mepanga, Minggu, 23 Maret 2025.
Mereka menyatakan diri mendukung dan akan memenangkan penuh pasangan calon nomor urut 4, Erwin-Sahid di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
“Ini komunikasi yang telah kami bangun setelah Kabupaten Parimo dinyatakan PSU. Satu-satunya kandidat yang mau menerima kita (Relawan BERANI) hanya Erwin-Sahid,” ujarnya Ketua Relawan BERANI Sulawesi Tengah, Muh Rizki Samadani.
Ia menegaskan, jika ada yang mengatasnamakan BERANI untuk mendukung kandidat lain di PSU Pilkada Parimo, adalah kebohongan.
Terdapat 18 relawan BERANI di Kabupaten Parimo, yang mengantongi SK dan telah mendeklarasikan diri mendukung pasangan Erwin-Sahid.
“Dengan demikian, tidak ada lagi klaim-klaim di luar sana yang menyatakan BERANI berada dipihak mereka,” tegasnya.
Olehnya, ia mengajak seluruh pendukung dan simpatisan Anwar-Reny untuk bersama-sama bersatu memenangkan pasangan nomor urut 4, Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo.
“Makanya, saya sampaikan ke Pak Erwin-Sahid, tenang saja kanda. Kalau sebelumnya, di Mepangan menang di 1000 suara, kita harus pertebal,” imbuhnya.
Rizki menyebut, Erwin Burase merupakan putra Kecamatan Mepanga, calon Bupati Parimo. Olehnya, kemenangan harus berkali-kali lipat.
Sementara itu, calon Bupati Parimo, Erwin Burase mengatakan, dukungan kekuatan terus mengalir dan bertambah.
Ia berharap, target melipat gandakan perolehan suara sebanyak 81.129 di Pilkada Parimo sebelumnya dapat tercapai dalam pemungutan suara ulang pada 16 April 2025.
“Kita melihat kemenangan gubernur kemarin, teman-teman BERANI telah bekerja maksimal di Kabupaten Parimo dengan perolehan suara 101 ribu. Kekuatan ini sangat beras, insya allah bisa masuk ke pasangan Erwin-Sahid seluruhnya,” ujanya.
Dukungan ini, merupakan kebanggan bagi Erwin-Sahid untuk bersama berjuang membangun Kabupaten Parimo.
Kemenangan pasangan Erwin-Sahid di Pilkada Parimo sebelumnya, kata dia, sangat bersih. Dukungan suara masyarakat dan relawan dengan hati yang ikhlas, tanpa menuntut apa-apa.
“Coba tanya di seluruh wilayah, tanya sama masyarakat yang memilih Erwin-Sahid nomor 4, apakah suara itu dibayar? Satu rupiah pun, kita tidak mengeluarkan uang untuk perolehan suara 81,129 itu,” tegasnya.
Dukungan suara tersebut, merupakan bentuk kecintaan masyarakat kepada Erwin-Sahid yang menginginkannya, memimpin Kabupaten Parimo untuk bersama membangun daerah ini.
“Putusan Mahkama Konstitusi merupakan final dan mengikat. Kekecewaan atas putusan itu, sebaiknya diluapkan dengan cara yang positif. Mengajak kembali mereka memberikan dukungan dan berjuang bersama meraih kemenangan,” pungkasnya. **(Tim)