Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid banjir pujian usai mampu mengalirkan listrik di wilayah Kabupaten Morowali Utara, termasuk di kawasan Witaponda dan Bumi Raya di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Dalam unggahan terbaru di instagram pribadinya sejumlah warga Sulteng di kolom komentar mengucapkan rasa terima kasih atas kerja nyata Gubernur Sulteng ke-12 itu.
Komentar positif datang dari banyak akun, misalnya dari @rapo_raflyalaidid, ia menulis Gubernur Anwar Hafid adalah figur pemimpin yang tidak besar janji tetapi terbukti kerja nyata. Komentar ini menandakan bahwa masyarakat puas dengan kinerja Anwar Hafid yang belum genap 100 hari ini.
“Kerja nyata bukan omon-omon, aliran listrik 30 MW sudah masuk di Kab. Morowali Utara dan daerah Kecamatan Witaponda dan Bumi Raya. Sehat selalu Gubernurku,” tulis @rapo_raflyalaidid.
Sebagaimana diketahui, masalah listrik menjadi momok besar di Provinsi Sulawesi Tengah. Masalah yang sejak lama tidak diselesaikan oleh pemerintah daerah.
Oleh karena itu, masyarakat semakin menaruh kepercayaan kepada Anwar Hafid ketika kerjanya berhasil menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Seperti yang ditulis oleh akun @klerrhasrullpasarib999, masalah listrik di Morowali Utara sudah bertahun-tahun ia rasakan. Lampu yang lebih sering padam daripada menyala menjadi makanannya sehari-hari, sebuah hal wajar jika ia mengungkap rasa terima kasihnya kepada sosok Anwar Hafid.
“Terima kasih Pak sudah mengurus listrik di Morowali Utara yang sudah bertahun-tahun tidak pernah sembuh mati lampunya,” ujar @klerrhasrullpasarib999.
Terbukanya akses listrik sesuai dengan rancangan program Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido yakni Berani Menyala.
Melalui Berani Menyala, Anwar Hafid menginginkan kehadiran listrik tak hanya memberi penerangan, tetapi membuka jalan bagi geliat ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat yang sebelumnya terbatas akibat keterbatasan energi.
Dengan langkah-langkah konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, Anwar Hafid menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kata-kata, tetapi tentang hadir dan memberi solusi nyata. **(Adv)