Suasana religius menyelimuti Masjid Jami Nurul Huda, Jalan Raya Mamboro, Kota Palu, pada Selasa malam, 18 Maret 2025. Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, bersama jajaran Pemerintah Kota Palu, mengawali agenda tahunan Silaturahim Ramadan dengan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Hadianto tak sekadar hadir sebagai kepala daerah, tetapi juga didaulat menjadi muballigh yang menyampaikan tausiyah kepada jemaah.
Ia mengajak masyarakat menjadikan bulan suci ini sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga kesempatan bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama. Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas dan membangun kebersamaan,” ujar Hadianto.
Silaturahim Ramadan ini merupakan program tahunan Pemerintah Kota Palu yang berlangsung selama delapan malam berturut-turut, mulai 18 hingga 25 Maret 2025.
Tahun ini, kegiatan tersebut menargetkan kunjungan ke sekitar 200 masjid yang tersebar di seluruh Kota Palu.
Kehadiran langsung Wali Kota dan jajaran pemerintah mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak jemaah yang mengapresiasi upaya pemimpin kota dalam menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Kami merasa lebih dekat dengan pemerintah. Bukan hanya mendengar ceramah, tapi juga bisa menyampaikan aspirasi kami langsung kepada Wali Kota,” kata salah satu jemaah yang hadir malam itu.
Dengan program ini, Pemerintah Kota Palu berharap suasana religius semakin terasa di bulan Ramadan, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah. Lebih dari itu, semangat kebersamaan yang terbangun di bulan suci ini diharapkan dapat menjadi modal sosial dalam mewujudkan Palu yang lebih harmonis dan berkeadaban. **(Adv)